Pariwisata



AEK SIJORNIH

Lokasi : Sayur Matinggi, Desa Aek Libung Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Aek Sijornih mungkin kurang populer di telinga wisatawan karena memang tempat ini kurang diperhatikan pemerintah. Aek sijornih adalah sebuah tempat wisata di Sumatera Utara berupa air terjun. Aek Sijornih adalah sebuah nama dari bahasa batak yang mempunyai arti air jernih. Berlokasi di Desa Aek Libung, Aek Sijornih terdiri dari dua buah air terjun berukuran kecil yang melewati tebing miring dengan kandungan kapur.

Air Terjun Dwi Warna

Lokasi : Sibolangit, Sumatera Utara

Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit mempunyai keunikan tersendiri apabila dibandingkan dengan air terjun lainnya, yaitu air terjun ini memiliki 2 warna. Dengan ketinggian sektiar 100 meter, Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit mempunyai warna putih ke abuan dan biru muda karena kandungan fosfor dan belerang yang dimilikinya. Untuk dapat mencapai lokasi Air Terjun Telaga Dwi Warna Sibolangit, anda akan melewati hutan jadi persiapkan diri anda sebelumnya. Apabila takut tersesat, anda dapat menyewa pemandu jalan.

Waktu yang dihabiskan untuk mencapai tempat ini adalah 4,5 jam, dengan rincian Medan-Pos Sibolangit 1,5 jam dan dari Pos Sibolangit ke Air Terjun Telaga Dwi Warna 3 jam. Anda harus melewati jalur darat menggunakan mobil dan sedikit berjalan kaki melewati hutan. Begitu tiba di Sibolangit, Anda bisa memasuki hutan dari kawasan Pramuka. Biasanya dari sana sudah ada pemandu jalan agar tidak tersasar. Biaya untuk menyawa pemandu jalan ini adalah Rp 150.000

 

Sumber : http://travel.detik.com/readfoto/2012/01/28/125459/1827846/1026/7/kecantikan-telaga-dwi-warna-yang-tersembunyi

AIR TERJUN SIGURA-GURA

Lokasi : Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara

Berlokasi di Kabupaten Toba Samosir, Air Terjun Sigura-Gura adalah air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian sekitar 250 meter. Karena letaknya yang dekat dengan Danau Toba, banyak sekali wisatawan menyempatkan berkunjung ke air terjun tertinggi di Indonesia ini bersamaan dengan mengunjungi Danau Toba. Selain wisatawan dalam negeri, Air Terjun Sigura-gura juga banyak mendapat pengunjung dari luar negeri.

AIR TERJUN SIPISO-PISO

Lokasi : Desa Tongging, kabupaten Karo Sumatera Utara

Berada dekat dengan Desa Tongging, Sumatera Utara. Air Terjun Sipiso-piso dikelola sebagai salah satu tempat wisata di Sumatera Utara oleh Pemerintah Kabupaten Karo. Kata Piso berasal dari kata pisau karena derasnya air terjun ini bagaikan pisau yang tajam. Air Terjun Sipiso-piso adalah salah satu air terjun yang tertinggi di Indonesia.

BUKIT GUNDALING

Lokasi : Bukit di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara

Bukit Gundaling adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang berlokasi sekitar 60 KM dari kota Medan. Berada di pinggir kota Berastagi, Bukit Gundaling berada di ketinggian lebih dari 1500 meter di atas permukaan laut. Apabila anda pernah pergi ke tempat wisata di puncak, anda akan cepat terbiasa dengan suasana di Bukit Gundaling karena suasananya serupa dengan puncak. Yang unik dari bukit Gundaling karena suasana di Bukit Gundaling karena susananya serupa dengan puncak. 

BUKIT LAWANG

Lokasi : Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Bukit Lawang terletak sekitar 80 Km dari kota Medan, termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Lauser. Karena berada di kawasan pegunungan yang penuh dengan pepohonan hijau, udara di Bukit Lawang sangatlah sejuk tanpa adanya polusi seperti di kota. Kegiatan yang dapat anda lakukan di sini yaitu trekking, melihat orang utan, tubing, dan lain-lain. Bila ingin menginap tidak perlu kuatir karena ada penginapan di sini.

CAGAR ALAM SIBOLANGIT

Lokasi : Kabupaten Deli Serdang

Cagar Alam Sibolangit adalah sebuah kawasan dengan luas sekitar 24 hektar yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang. Memiliki bentuk tanah yang berbukit dan berada di ketinggian 500 meter di atas permukaan laut, Cagar Alam Sibolangit menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang sejuk. Selain untuk wisata alam, Cagar Alam Sibolangit adalah lokasi favorit untuk kegiatan perkemahan pramuka.

Danau Lau Kawar

Lokasi : Kaki Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara

Danau Lau Kawar terletak di kaki gunung Sinabung, Sumatera Utara. Dengan airnya yang berwarna biru, Danau Lau Kawar memiliki luas sekitar 200 hektar, lebih kecil dari Danau Toba. Walau lebih kecil dari Danau Toba Danau Lau Kawar memiliki suasana yang asri dengan banyak pepohonan hijau di kaki gunung sehingga tidak kalah indah dari Danau Toba. Di pinggir Danau Lau Kawar sering terdapat grup yang berkemah, beristirahat saat mendaki Gunung Sinabung. Selain itu kita juga dapat melihat beberapa orang memancing di tengah danau dengan menggunakan perahu kecil.

Danau Linting

Lokasi : Desa Sibunga-bunga Hilir kecamatan Sinembah Tanjung Muda, Deli Serdang, Sumatera Utara

Danau Linting sebenarnya adalah danau vulkanik di karenakan air danau Linting mengandung belerang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit anda jika berendam. Kedalaman Danau Linting masih belum bisa diukur oleh siapapun. Danau Linting begitu eksotis yang akan membuat kita sangat nyaman untuk berlama-lama menikmati pesonanya. Warna air Danau Linting sangatlah unik dan inda jika anda melihat dari satu sudut anda bisa melihat warna airnya yang begitu biru laut. Tapi dari sudut pandang lain dibeberapa tempat, anda bisa melihatnya menjadi hijau. Air danau yang berwarna biru kehijauan, serta masih dikelilingi pohon-pohon raksasa menambah pesona pemandangan di Danau Linting, dan ini merupakan tempat wisata yang pantas anda kunjungi.

 

Sumber : http://travel.klatennews.com/local/akses-dan-keindahan-danau-linting-wisata-sumatera-utara.html

DANAU SIOMBAK

Lokasi :

Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan



Danau Siombak adalah danau seluas kira-kira 40 hektar yang terletak di Kelurahan Paya Pasir, Medan, Sumatera Utara. Danau Siombak adalah lokasi akhir pekan favorit warga medan, terutama bagi mereka yang ingin bersantai sambil memancing. Selain itu terdapat juga kawasan bermain anak-anak hingga berbagai jenis permainan air sehingga Danau Siombak sangat cocok untuk tempat wisata akhir pekan warga Medan dan sekitarnya. Jarang ada wisatawan asing yang datang ke Danau Siombak.

Danau Toba

Lokasi : Parapat, Sumatera Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Danau ini merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang, Berastagi dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Danau Toba merupakan keajaiban alam menakjubkan di Pulau Sumatera. Sulit membayangkan ada tempat yang lebih indah untuk dikunjungi di Sumatera Utara selain danau ini. Suasana sejuk menyegarkan, hamparan air jernih membiru, dan pemandangan memesona pegunungan hijau adalah sebagian kecil saja dari imaji danau raksasa yang berada 900 meter di atas permukaan laut itu.

Danau Toba adalah danau berkawah seluas 1.145 kilometer persegi. Di tengahnya berdiam sebuah pulau dengan luas yang hampir sebanding dengan luas negara Singapura. Danau Toba sebenarnya lebih menyerupai lautan daripada danau mengingat ukurannya. Oleh karena itu, Danau Toba ditempatkan sebagai danau terluas di Asia Tenggara dan terbesar kedua di dunia sesudah Danau Victoria di Afrika. Danau Toba juga termasuk danau terdalam di dunia yaitu sekira 450 meter.

Sumber : http://www.indonesia.travel/id/destination/48/danau-toba-keajaiban-alam-menakjubkan-di-pulau-sumatera

Gedung Balai Kota Lama

Lokasi : Jl Balai Kota Medan, Medan

Gedung Balai Kota Lama ini berdiri sejak tahun 1900 dan telah menjadi saksi perkembangan Kota Medan dari waktu ke waktu. Setidaknya, ada 12 walikota yang pernah memiliki kantor di sana. Bangunan cantik ini sempat mengalami masa-masa kelam. Pada tahun 1990, Gedung Balai Kota Baru dibangun dan mulai saat itulah, Gedung Balai Kota Lama terbengkalai dan tak terurus. Namun setelah ada pembangunan hotel di belakangnya, gedung ini mulai kembali terawat. Letak Gedung Balai Kota Lama ada di Jalan Balai Kota Medan dan bisa dikunjungi kapan saja. Baik malam atau siang, gedung ini tetap memancarkan pesonanya. Kesan paling teringat saat berkunjung di Gedung ini adalah mengingatkan kita pada jaman Belanda.

 

Sumber : http://travel.detik.com/read/2012/10/11/122621/2060058/1383/belum-ke-medan-sebelum-ke-7-tempat-penting-ini

Gedung London Sumatera

Lokasi : Jalan Ahmad Yani, Medan

Namanya unik, Gedung London Sumatera. Agaknya dinamakan demikian karena bentuknya yang seperti bangunan di London, sedang tempatnya berada di Pulau Sumatera. Gedung megah berwarna putih ini berdiri sejak tahun 1906, bertepatan dengan kelahiran Ratu Belanda masa itu, Ratu Juliana. Saat didirikan, gedung ini merupakan kantor dari perusahaan perkebunan milik Harrisons & Crossfield Plc, perusahaan perkebunan dan perdagangan yang berbasis di London. Oleh Harrisons & Crossfield gedung ini disebut dengan gedung Juliana. Gedung ini di bangun dengan arsitekstur bergaya transisi. Gaya tersebut terlihat dari bentuk gevel atau fasad depan yang menjadi ciri rumah-rumah yang menghadap sungai di Eropa pada transisi akhir abad 19. Tak cuma megah, gedung berlantai 5 ini juga jadi gedung pertama yang memiliki lift. Pada masa itu, gedung ini memiliki fungsi sebagai kantor perdagangan dan perkebunan. Hingga kini, bangunan yang memiliki nama lain Gedung Lonsum itu tetap berfungsi aktif sebagai tempat perkantoran. Setelah menjadi pusat perkantoran, gedung ini dirubah namanya sedikit jadi PT PP London Sumatera. Letaknya strategis yakni berada di Jl Jendral Ahmad Yani. Gedung yang jadi objek wisata ini telah masuk jadi cagar budaya pemerintah Medan.

 

Sumber : http://travel.detik.com/read/2012/10/11/122621/2060058/1383/3/belum-ke-medan-sebelum-ke-7-tempat-penting-ini

Gereja Annai Maria Velangkani

Lokasi : JL Sakura 3, No. 7, Tanjung Selamat, Medan

Graha Santa Maria Annai Velangkani merupakan sebuah gereja Katolik yang berbentuk seperti kuil Hindu berarsitektur bangunan India. Pada awalnya tempat ini diperuntukkan bagi umat Katolik Tamil di Medan, akan tetapi gereja ini dapat diakses oleh kalangan umum. Gereja Velangkani didisain oleh Pastur James Barathaputera SJ. Gereja ini dibangun pada September 2001. Keunikan Gereja Valangkani terletak pada keaslian arsitektur Indo Mogul dimana setiap ornamen dan perwarnaan dilakukan oleh tangan-tangan amatir dengan makna dari kitab suci. Untuk berwisata di Gereja Velangkani tidak dipungut biaya. Gereja Velangkani merupakan lambang persatuan multkultural di kota Medan, ini dapat terlihat dari struktur bangunan gerbang masuk yang banyak terdapat tanda atau simbol yang beragam seperti dari Batak Toba, Karo, Cina, dan India.

 

Sumber : http://www.medanwisata.com/2014/01/sisi-unik-graha-st-maria-annai-velangkanni.html

Gunung Sibayak

Lokasi : Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Gunung Sibayak adalah tempat wisata di Sumatera Utara yang cocok bagi anda yang menyukai petualangan. Pernah meletus pada tahun 1600, Gunung Sibayak sekarang ini lumayan populer di kalangan pendaki gunung karena keindahan dan tantangan yang ditawarkannya. Biasanya mereka berangkat sekitar jam 2 pagi, sehingga dapat menikmati matahari terbit pada saat sudah berada di atas Gunung Sibayak. Selain dapat melihat matahari terbit yang indah, dari puncak Gunung Sibayak kita juga dapat melihat kota Medan.

Gunung Sibayak adalah sebuah gunung yang menghadap ke kota Brastagi di Sumatera Utara. Orang Batak Karo menyebut gunung Sibayak dengan sebutuan "gunung Raja". Gunung Sibayak merupakan gunung berapi dan meletus terakhir tahun 1881. Gunung ini berada di sekitar 50 kilometer barat daya Kota Medan.

 

Sumber : http://anekatempatwisata.com/25-tempat-wisata-di-sumatera-utara-yang-menarik/

Hillpark Sibolangit / Green Hill City

Lokasi : Sibolangit, Medan

Hillpark Sibolangit merupakan  sebuah tempat yang wajib dikunjungi apabila anda melancong ke kota Medan. Kota Medan adalah kota ketiga terbesar di Indonesia setelah Ibukota Jakarta dan Kota Surabaya. Kota Medan terletak di propinsi Sumatra Utara. Sedangkan Hillpark Sibolangit adalah sebuah taman bermain (themepark) yang terletak di Sibolangit dan diklaim sebagai yang terbesar di pulau Sumatera. Terbagi menjadi 3 tema besar yaitu Lost City, Toon town, dan Heritage. Wahana yang ada diantaranya Roller Coaster (Gelegar), Ferries Wheel (Kincir raksasa), 4D theatre, dan amphiteathre berkapasitas 1,200 untuk pertunjukan dan konser.

Hillpark Sibolangit Hanya buka di Hari Sabtu/Minggu & Hari libur Nasional

Tiket masuk Rp. 10,000,- / Orang

Tiket Terusan Rp. 45,000,- / Orang + pintu masuk +  15 x bermain di wahana permainan

 

Sumber : http://www.hillparksibolangit.com/

Hotel De Boer (Inna Darma Deli)

Lokasi : Jalan Balai Kota, Medan Petisah, Medan

Inna Dharma Deli merupakan satu hotel peninggalan zaman Hindia Belanda. Dari banyak gedung bersejarah di Medan,bangunan hotel yang dulunya bernama De Boer ini merupakan salah satu gedung bersejarah yang masih dipertahankan. Hotel Dharma Deli merupakan satu unit hotel dari PT National Hotels and Tourism Corp Ltd (Natour) yang merupakan persero pemerintah di lingkungan Kementerian Pariwisata Pos dan Telekomunikasi RI yang bergerak dalam bidang jasa perhotelan dan restoran. Hotel ini dibangun pada tahun 1898 dan pada zaman kolonial pernah dihuni oleh tamu-tamu kehormatan pemerintah Belanda dan artis-artis Barat yang terkenal, di antaranya Raja Leopold II dari Belgia dan Mata Hari mata-mata yang terkenal.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel_De_Boer

Istana Maimoon

Lokasi : Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Medan

Istana Maimoon atau Istana Maimun merupakan jejak peninggalan pemerintahan Kesultanan Deli. Bangunan seluas 2.772 meter pesegi ini memiliki 30 ruang. Istana ini menjadi destinasi utama di Medan karena nilai sejarah dan keindahan bangunannya. Tahun 1888, istana ini dibangun dengan gaya arsitektur campuran antara Melayu, Islam, Spanyol, India dan Italia. Jika penasaran, Anda bisa datang ke Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun dan lihat sendiri betapa megahnya bangunan ini. Istana yang didominasi warna hijau dan kuning ini sempat terbengkalai, namun telah kembali cantik setelah ada renovasi pada bulan Agustus 2012 lalu.

 

Sumber : http://travel.detik.com/read/2012/10/11/122621/2060058/1383/3/belum-ke-medan-sebelum-ke-7-tempat-penting-ini

KAMPUNG MADRAS MEDAN / KAMPUNG KELING

Lokasi : Zainul Arifin Medan

Kampung Madras Medan atau sering juga disebut sebagai kampung keling adalah daerah yang sebagian besar penduduknya merupakan orang keling atau India. Suasana di kampung Madras Medan sangat kental dengan adat istiadat penduduk India yang beragama Hindu. Di lokasi ini masih terdapat cukup banyak bangunan khas Belanda sehingga selain wisata budaya, anda juga dapat menikmati wisata sejarah di Kampung Madras Medan. Selain itu anda juga dapat menikmati wisata kuliner ala India, dan berbelanja pernak pernik India serta menjahit baju dengan kualitas baik di Kampung Madras Medan.

Kantor Pos Medan

Lokasi : Jalan Medan Merdeka Square, Medan

Kantor Pos Medan berdiri tahun 1911, yang diarsiteki oleh salah seorang arsitek Belanda Snuyf. Bangunan ini memiliki luas 1200 meter persegi, dengan tinggi mencapai 20 meter. Kantor pos ini setiap harinya ramai dengan lalu lalang petugas kantor pos dan hilir mudik masyarakat Medan yang berkepentingan mengirim surat atau giro. Kantor pos yang terdapat di jantung kota Medan ini juga merupakan ikon kota Medan. Bangunan yang di dominasi dengan warna putih dan orange, yang merupakan identitas Pos Indonesia ini memiliki bentuk kubah yang unik.

Konsep pendirian kantor pos pada umumnya adalah untuk mengantar surat. Jaman dahulu, sebelum ada motor, orang masih memanfaatkan merpati pos sebagai sarana berkirim surat. Oleh karenanya simbol kantor pos di seluruh Indonesia adalah burung merpati. Konsep inilah yang kemudian diadopsi sebagai simbol berdirinya Pos Indonesia. Termasuk bangunannya yang khas yang menyerupai sarang burung merpati. Sisi unik itulah yang mampu menarik wisatawan untuk mengunjungi kantor pos tersebut.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kantor_Pos_Medan

MASJID RAYA MEDAN

Lokasi : Jl. Sisingamangaraja Medan

Masjid raya Medan yang berlokasi di Medan, Sumatera Utara mulai dibangun pada tahun 1906 dengan gaya campuran antara TImur Tengah, Spanyol, dan India. Beralamat di Jalan Sisingamangaraja, Masjid Raya Medan sangat mudah ditemui oleh wisatawan yang tertarik dengan keanggunan Masjid Raya Medan

Menara Air Tirtanadi

Lokasi : Jl Sisingamangaraja I, Medan

Menara Air Tirtanadi merupakan ikon dari kota Medan. Menara ini sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Medan terutama yang hidup pada masa penjajahan Belanda. Itu pun tak semua orang bisa menikmati kegunaan dari menara air tersebut. Hanyalah orang-orang golongan bangsawan yang bisa memanfaatkan air dari menara tersebut. Bangunan yang menjulang dan mencolok karena memiliki bentuk yang kuno ini berada di Jl Sisingamangaraja I dan bisa dilihat dari banyak tempat. Meski sudah dibangun dari tahun 1908, namun menara ini masih berfungsi aktif sampai sekarang. Bangunan setinggi 42 meter ini kini milik PDAM Tirtanadi. Tak hanya bangsawan yang bisa menikmati air dari sini, melainkan semua orang.

Sumber : http://travel.detik.com/read/2012/10/11/122621/2060058/1383/2/belum-ke-medan-sebelum-ke-7-tempat-penting-ini

PANTAI LAGUNDRI dan PANTAI SORAKE

Lokasi : Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara

Pantai Lagundri dan Pantai Sorake adalah pantai yang masih berada dalam 1 garis pantai di Kecamatan Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara. Kedua pantai ini sangatlah terkenal di dunia karena ombaknya yang besar dan sangat disukai para perselancar dari berbagai belahan dunia. Bila anda tidak dapat berselancar, tidak perlu kuatir karena di kedua pantai ini banyak terdapat pelatih selancar. Selain itu ada puluhan penginapan di sepanjang pantai sehingga anda tidak perlu kuatir kesulitan mendapat penginapan.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Lokasi : Jalan Bunga Raya Kecamatan Medan Selayang No.59 Desa Asam Kumbang

Taman Buaya Asam Kumbang merupakan taman penangkaran reptil buaya terbesar di Indonesia. Taman yang memiliki luas dua hektar ini bahkan menjadi taman buaya terbesar di Asia Tenggara. Di sini ada sekitar dua ribu lima ratus buaya dengan berbagai ukuran, termasuk buaya yang telah berumur empat puluh tahun lebih. Taman ini buka setiap hari dari pukul 09.00 – 18.00 WIB.

Penangkaran Buaya Asam Kumbang didirikan oleh Lo Than Mok di tahun 1959 di tempat seluas dua hektar yang sebagian besar berbentuk telaga. Dimulai dari 12 ekor anak buaya, sekarang di tempat ini sudah ada sekitar 2800 ekor buaya.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Buaya_Asam_Kumbang

PULAU SAMOSIR

Lokasi : Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara

Pulau Samosir adalah pulau yang terletak di tengah Danau Toba yang berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Wisatawan dapat menyebrang ke Pulau Samosir dengan menggunakan kapal ferry, atau dengan menggunakan jalur darat. Di Pulau Samosir anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah, menikmati wisata sejarah, wisata budaya dan kuliner Batak, sampai dengan mengunjungi pemandian air panas.

Rahmat International Wildlife Museum & Gallery

Lokasi : Jln. Letjen S.Parman No.309, Kota Medan

Rahmat International Wildlife Museum & Gallery satu-satunya di Asia yang memiliki ± 1000 spesies hewan dari berbagai negara. Setelah pembangunan yang selesai pada tanggal 23 Oktober 2007, Museum & Gallery memiliki luas bangunan 2.970 m². Museum & Gallery telah dimasukkan dalam  The Book Record dan telah menerima penghargaan internasional dalam bidang upaya konservasi untuk mencegah kepunahan satwa liar di dunia. Dalam museum ini ditampilkan berbagai koleksi satwa liar dari yang terkecil sampai yang terbesar sesuai dengan habitatnya. Suasana menyenangkan serta arsitektur bangunan yang indah akan menyuguhkan dunia nyata satwa liar dan lingkungan alamnya.

Pendirinya merupakan penggemar olahraga berburu dan konservasi pecinta alam. Melalui Museum & Galeri ini ia mengajak kita untuk lebih memahami keragaman satwa liar yang ada di dunia, memperkenalkannya kepada anak-anak kita, sehingga kita lebih peduli dan melestarikan satwa liar yang hidup di dunia. Tempat yang dibangun sebagai sarana penelitian pendidikan serta tempat wisata.

Informasi untuk tiket pengunjung :
Dewasa : Rp. 25.000,-
Anak-anak : Rp. 20.000,-

 

Sumber : http://www.indonesia-tourism.com/forum/showthread.php?1212-Rahmat-Wildlife-Museum-amp-Gallery-Medan-Indonesia

Rumah Tjong A Fie

Lokasi : Jalan Ahmad Yani, Medan

Tjong A Fie adalah seorang asal China yang merantau ke Medan dan berhasil. Ia pun menjadi bangsawan dan memiliki banyak harta kekayaan. Semakin lama, bisnisnya semakin besar dan berhasil. Pria yang bernama Tjong A Fie ini pun menjadi seseorang yang legendaris di Medan. Kini, ada Rumah Tjong A Fie yang bisa Anda kunjungi untuk sedikit mengenal dan merasakan kehidupan bangsawan ala Tjong A Fie. Rumah yang dibangun pada tahun 1895 ini penuh dengan ornamen dan ukiran nan cantik. Rumah ini merupakan campuran dari arsitektur China, Melayu dan Eropa. Anda akan merasa tertarik ke abad 19 saat memasuki dan menjelajah rumah ini. Jika penasaran, anda bisa datang ke Jl Ahmad Yani. Bangunannya seperti rumah China, dengan patung singa di kiri dan kanannya serta warna hijau yang mendominasi bangunan.

 

Sumber : http://travel.detik.com/read/2012/10/11/122621/2060058/1383/2/belum-ke-medan-sebelum-ke-7-tempat-penting-ini

SALJU PANAS DOLOK TINGGI RAJA

Lokasi : Kawah Putih Raja Tinggi terletak di Desa Dolok Tinggi Raja, Kecamatan Silau Kahean, yang berada di ujung pelosok Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Berlokasi di Desa Dolok Tinggi Raja, Sumatera Utara Slaju Panas Dolok Tinggi Raja merupaka sebuah kawasan bukit kapur dengan warna yang unik. mirip dengan sebuah danau, Salju Panas Dolok Tinggi Raja memiliki warna tanah yang unik yaitu berwarna putih sehingga menyerupai salju. Selain itu, di tengah-tengah kawasan ini terdapat danau air panas yang berwarna biru kehijauan. Salju Panas Dolok Tinggi Raja adalah salah satu tempat wisata di Sumatera Utara yang belum terkenal namun sangat menarik untuk dikunjungi, namun perlu diingat bahwa jalan menuju Salju panas Dolok Tinggi Raja kualitasnya kurang bagus bahkan banyak warga setempat yang meminta uang.

Taman Nasional Gunung Lauser

Lokasi : Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Langkat, Sumatera Utara

Taman Nasional Gunung Lauser adalah sebuah area pelestarian alam yang berlokasi di 2 Provinsi yaitu Sumatera Utara dan Aceh. Selain berfungsi sebagai area pelestarian alam, Taman Nasional Gunung Lauser juga menjadi tempat wisata alam di Sumatera Utara yang cukup menarik karena keanekaragaman fauna dan floranya. Taman Nasional Gunung Lauser yang sangat cocok untuk mencari ketenangan dari keseharian suasana kota yang bisa kita rasakan.

Tangkahan

Lokasi : Kabupaten Langkat, Sumatera Utara

Tangkahan merupakan kawasan yang termasuk dalam Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara. Dengan bentuk tanah berbukit, hutan tropis yang rindang, dan suasana yang sejuk, Tangkahan sangatlah cocok untuk pecinta wisata alam. Kegiatan yang dapat anda lakukan di Tangkaha adalah berenang, trekking, menaiki gajah, masuk goa kelelawar, bermain di air terjun, dan lain-lain.

Vihara Adhi Meitreya

Lokasi : Komplek Perumahan Cemara Asri, Medan

Vihara Adhi Meitreya yang terletak di dalam Komplek Perumahan Cemara Asri ini dibangun pada 21 agustus 2008. Walaupun vihara ini masih termasuk bangunan baru dan bukan bangunan yang bersejarah akan tetapi Vihara ini juga merupakan tempat yang wajib dikunjungi bagi anda yang ingin berwisata ke kota Medan ini.

Kabarnya adalah salah satu vihara terbesar se-Asia Tenggara, oleh karena itu juga dijadikan objek wisata religi oleh pengelolanya. Vihara ini didominasi dengan warna orange dan keemasan untuk. Di bagian depan kita akan disambut dengan beberapa patung singa. Juga terdapat beberapa pilar tinggi yang full ukiran khas tiong hoa. Juga ada altar dan tempat membakar hio bagi mereka yang datang kebaktian.

Di bagian kanan dari ruang utama  terdapat sebuah kolak lengkap dengan bebatuan dan patung-patung khas tiong hoa dan dua buah jembatan mini yang biasa dijadikan objek berfoto bagi pengujung vihara ini. Di lorong penghubung antara bagian kanan dan kiri ruang utama terdapat play ground untuk anak-anak.

Di sepanjang bagian kanan ruang utama itu banyak terdapat bangku untuk pengunjung untuk menikmati suasana kolam, begitu juga di bagian kirinya. Bagian luar dari ruang utama memang bebas untuk dilewati oleh pengunjung, tetapi harus tetap menjaga sopan.

 

Sumber : http://pemkomedan.go.id/new/berita-vihara-adhi-maitreya-medan.html

Vihara Lumbini

Lokasi : Desa Tongkoh, Kecamatan Dolatrayat, Kabupaten Karo, Medan

Taman Alam Lumbini merupakan replika dari “Pagoda Shwedagon” di Yangon, Myanmar. Arsitektur dipoles dengan warna emas. Mirip dengan Pagoda Thailand, seluruhnya berwarna emas, juga patung gajah, pintu itu tampak seperti kerajinan India, dan ornamen lainnya.

Salah satu yang berbeda adalah lonceng yang terdapat di luar gedung (seperti kuil di Taiwan atau Cina), dengan huruf Cina (Avalokitesvara – Kwan Im).Banyak bendera luar yang digantung di sana. Di dalam gedung terdapat 4 patung Buddha di tengah. Seperti Candi Thailand, untuk memasuki bangunan harus melepaskan sepatu.Di dalam gedung kita dapat berdoa dengan dupa dan lilin.

Pengunjung tidak perlu membayar untuk memasuki kuil atau untuk parkir kendaraan di luar. Semua orang, termasuk yang tidak beragama Buddha, diperkenankan berkunjung ke Taman Alam Lumbini, bahkan sampai masuk kedalam bangunan utamanya. Untuk masuk tidak dipungut biaya apa pun, hanya saja kita diminta untuk melepas alas kaki jika ingin memasuki bangunan utamanya.

 

Sumber : http://www.medanguide.com/vihara-taman-alam-lumbini.html?lang=id